Sel. Apr 20th, 2021

Buton Tengah

Selamat datang

Bupati Siapkan Skema Jitu Untuk Jaminan Ketenagakerjaan di Buteng

2 min read

Bupati Buteng, H. Samahuddin, SE. Foto : LRA11

 

TEGAS.CO,. BUTON TENGAH – Dalam rangka perlindungan keselamatan kerja bagi para honorer dan aparatur desa dilingkup Buton Tengah (Buteng), pemerintah benar-benar menaruh perhatian serius dan menindaklanjuti perihal  tersebut.

Kinerja tersebut dibuktikan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Buteng melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan cabang Kendari yang dilakukan di Hotel Zenith, Baubau, Selasa (16/02/2021)

Dalam kesempatan itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan cabang Kendari, Muhyiddin Dj menjelaskan bahwa institusinya tengah berkolaborasi dengan Pemda Buteng terkait akselerasi program perlindungan terhadap tenaga kerja yang ada di wilayah Buteng.

“BPJS khusus untuk tenaga kerja selain ASN dan TNI/POLRI, berdasarkan regulasi menurut undang-undang  ketentuannya wajib dilindungi oleh program BPJS ketenagakerjaan. Kita kolaborasi dengan Pemda supaya terakselerasi program perlindungan ini”, beber

Muhyiddin juga menerangkan sehubungan dengan sasaran jangka pendek program tersebut diperuntukkan pada perlindungan keselamatan kerja aparatur desa dan pegawai honorer atau ASN di Buteng.

“Komitmen Bupati Buteng sudah sangat jelas. Seluruh honorer dan aparat desa di Buteng dalam waktu dekat akan dilindungi dengan BPJS Ketenagakerjaan. Untuk iuran aparat desa sudah melekat pada Anggaran Dana Desa (ADD). Sementara iuran honorer, akan diatur kembali skemanya oleh bupati untuk dilekatkan pada BPJS Ketenagakerjaan”, jelasnya.

Penandatanganan MoU antara Bupati Buteng (kanan) dan Kepala BPJS Kendari (kiri). Foto : LRA11

Menyikapi penandatanganan MoU dan BPJS Ketenagakerjaan tersebut, Bupati Buteng H Samahuddin mengucapakan terima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan. Menurutnya, dengan adanya MoU, kerja-kerja honorer dan aparat desa yang ada di Buteng sudah terlindungi dan dijamin.

“Untuk pola pembayarannya, khusus ASN iurannya akan dipotong melalui gaji masing-masing, sedangkan honorer ditanggung oleh pemda melalui skema honorarium”, terang Bupati Buteng

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) ini membeberkan, terdapat dua ribuan ASN yang otomatis terlindungi BPJS. Sementara honorer dan kesiapan iuran BPJS-nya masih akan dikoordinasikan dahulu bersama tim penyusun anggaran pemerintah daerah (TAPD) di Buteng.

“Kita akan rapatkan bersama lagi. Nanti akan dibahas kelanjutannya. Pegawai yang ada di Buteng kurang lebih 2 ribuan. Pemerintah juga sudah siapkan skema untuk iuran dari pegawai non ASN dan aparat desa dalam menangani itu”, tandasnya.

Reporter : LRA11

Editor : YA

Februari 2021
S S R K J S M
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728